Obat Sariawan

Selain Mengonsumsi Obat Sariawan, Hindarilah Pantangannya Ini

Masalah sariawan tentu sangat mengganggu. Rasa perih dan panasnya membuat tidak nyaman saat berbicara atau mengunyah makanan. Agar semua masalah teratasi dengan baik, gunakan obat sariawan yang ampuh. Akan tetapi, jangan lupa hindari beberapa makanan pantangannya. Apa sajakah itu dan apa alasannya? Simak penjelasannya berikut ini.

  1. Makanan Pedas

Gejala yang timbul menyertai sariawan adalah rasa perih dan panas yang mengganggu. Jika mengonsumsi makanan pedas, tentu saja akan memperparah rasa perih karena rasa pedas mengandung rasa panas berlebih. Mulut akan perih dan lebih panas, seperti terbakar.

Sebaiknya, hindarilah makanan pedas selagi mengalami sariawan agar kondisinya tidak makin parah atau bengkak. Efek pedas yang secara alami meningkatkan produksi air liur juga menyebabkan seluruh mulut mengalami kekeringan. Hal inilah yang membuat sariawan jadi tidak cepat sembuh.

  1. Makanan Asam

Makanan yang sifatnya terlampau asam juga tidak dianjurkan dikonsumsi saat sariawan. Rasa asam yang kuat justru akan memperparah sariawan yang diderita. Luka pada sariawan akan membengkak dan semakin perih karena terdapat penguatan asam di mulut. Oleh karena itu, hindarilah buah-buahan yang asam.

  1. Makanan Berminyak

Percuma saja jika mengonsumsi obat sariawan, tetapi tidak menghindari pantangannya. Dalam mengonsumsi makanan, terdapat beberapa makanan yang harus dihindari. Tidak hanya yang pedas dan asam saja, makanan berminyak juga harus dihindari.

Makanan berminyak, terlebih dikonsumsi dalam kondisi panas, akan menambah hawa panas dalam mulut. Luka sariawan akan lebih parah dan bisa membengkak. Jika demikian, sariawan yang diderita tak kunjung sembuh. Bagi Anda yang gemar mengonsumsi gorengan, sebaiknya mengurangi dan menghindari agar sariawan cepat sembuh.

  1. Makanan Panas

Hawa panas yang ditimbulkan oleh sariawan akan bertambah jika Anda juga mengonsumsi makanan panas. Sebaiknya, kurangi dan hindarilah makanan panas. Jadi, tunggulah sampai menjadi hangat, barulah dikonsumsi. Hal ini sangat penting diperhatikan agar luka akibat sariawan tidak semakin parah akibat hawa panas. Kulit tidak akan terluka karenanya.

  1. Tape

Apakah Anda gemar mengonsumsi tape? Makanan tradisional ini memang manisnya khas, sehingga tak jarang bikin nagih. Meski demikian, hindarilah mengonsumsi tape ketika sedang sariawan. Mengapa? Makanan hasil fermentasi ini mengandung alkohol yang menimbulkan rasa panas di area mulut, sehingga bisa memperparah luka akibat sariawan itu sendiri.

Jika kondisi tersebut dibiarkan saja, luka akan bertambah perih dan panas. Bahkan, lukanya bisa membengkak atau menambah jumlah luka di area sekitarnya. Untuk mencegah semua itu, jangan dulu mengonsumsi tape yang kandungan alkoholnya cukup tinggi dibandingkan makanan fermentasi lainnya.

Sariawan lebih cepat sembuh jika segera diobati dan menghindari makanan yang memperparah kondisi. Jadi, hindarilah makanan di atas agar Anda tidak sia-sia setelah mengonsumsi obat sariawan. Setelah sariawan sembuh, Anda bisa kembali mengonsumsi makanan seperti biasa. Berdasarkan tips di parenting.orami.co.id, sariawan harus segera ditangani agar tidak makin parah.